Pangeran Walangsungsang [Versi 1]

public profile

Pangeran Walangsungsang [Versi 1]'s Geni Profile

Share your family tree and photos with the people you know and love

  • Build your family tree online
  • Share photos and videos
  • Smart Matching™ technology
  • Free!

Share

Pangeran Walangsungsang [Versi 1]

Also Known As: "Ki Samadullah", "Haji Abdullah Iman", "Tumenggung Sri Mangana Cakrabuana", "deceased", "Ki Cakrabumi", "Adipati Cakrabuana", "Syekh Abdul Iman", "Pangeran Cakrabuana", "Prabu Anom", "Sri Mangana."
Birthdate: (56)
Death: 1479 (56)
Cirebon Larang, Pajajaran
Immediate Family:

Biological son of Prabu Siliwangi (1 Pajajaran 1482-1521) [Versi 1] [Unknown] and Nyi Subang Larang [Versi 1]
Adopted son of Prabu Siliwangi Pajajaran
Husband of Nyi Indang Geulis [Versi 2 Unknown] Ditinggalkan; <private> .; <private>; <private> .; Nyi Retna Riris [Versi 2 Strikeout] Ditinggalkan and 2 others
Father of NRM Pakungwati; Nyi Lara Konda .; Nyi Lara Sejati .; Nyi Jati Merta .; Nyi Mertasinga . and 3 others
Brother of Raja Sangara or Kian Santang [Versi 1 digabung dgn Unknown oleh Mohamad]; NRM Rara Santang; Munding Kelemu Wilamantri Mantri Kasurutapa; Raden Balik Layaran; Raden Neu Eukeun and 7 others
Half brother of Prabu Lajakoesoemah; <private> .; <private> .; <private>; <private> . and 22 others

Managed by: Erni MUTHALIB
Last Updated:
view all 78

Immediate Family

About Pangeran Walangsungsang [Versi 1]

Ki Samadullah, Ki Cakrabumi, Adipati Cakrabuana, Syekh Abdul Iman, Pangeran Walasungsang atau Pangeran Cakrabuana yang bergelar Prabu Anom atau Sri Mangana.

Wafat 1529, makamnya di Astana Gunung Jati, Cirebon.

info IAIN Nurjati : [http://web.iaincirebon.ac.id/tutorial/biografi-syekh-nurjati/] : Pangeran Walangsungsang diberi nama Somadullah oleh Syekh Nurjati. Pada saat memberikan nama Somadullah, Syekh Nurjati memberi nasehat berupa reinterpretasi ajaran-ajaran non-Islam dari para guru Pangeran Walangsungsang sebelumnya, menurut sudut pandang Islam

Notes on May 18, 2009:

His name in Joyce FG: Walangsungsang, link to his other profile:

Pangeran Walangsungsang [Versi 1]

http://nusanusantara.blogspot.com/2012/02/pertalian-keluarga-raja-raja-jawa-kulon.html

a. Pernikahan Pangeran Cakrabuwana dengan Nyai Indang Geulis

Walangsungsang merupakan putra sulungnya Prabu Siliwangi, yang secara geneologis adalah ahli waris tahta Kerajaan Pajajaran, namun beliau lebih cenderung mengikuti hidayah Allah yaitu menganut, memperdalam, dan mensiarkan ajaran Islam, karena itu Pangeran Cakrabuwana lebih suka berpindah-pindah belajar agama Islam dari daerah satu ke daerah lain, yang pada akhirnya menetap di daerah baru di wilayah pesisir yang terkenal dengan sebutan “Dukuh Carbon”. Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuwana menikah dengan Nyai Indang Geulis putrid dari Reshi Danuwarsih, dari pernikahannya itu mempunyai seorang putrid bernama Nyai Mas Pakungwati yang menikah dengan Syarif Hidayatullah (keponakan Pangeran Cakabuwana sendiri).

b. Pernikahan Pangeran Cakrabuwana dengan Nyai Retna Riris/Nyai Kancana Larang

Walangsungsang atau Pangeran Cakrabuwana menikah dengan Nyai Retna Riris, putrid Ki Danusela atau Ki Gedeng Alang-Alang, dari pernikahannya itu mempunyai seorang putra bernama Pangeran Caruban. Pangeran Caruban menikah dengan Nyai Cupluk putrid Ki Gedeng Trusmi, sekarang dijadikan nama Desa Trusmi. Kl 18 Km dari Kraton Kasepuhan Cirebon. Dari pernikahannya itu mempunyai seorang putra bernama Bung Cikal yang setelah dewasa bergelar Pangeran Manggana Jati. Selanjutnya tidak diketahui keturunannya. Pangeran Caruban menikah lagi dengan Nyai Kancana Sari, putrid Pangeran Panjunan, dari pernikahannya itu mempunyai seorang putra bernama Ki Kuwu Carbon Girang, dan selanjutnya data keturunan tidak diketahui karena menyatu dengan rakyat biasa.

c. Pernikahan Pangeran Cakrabuwana dengan Nyai Retna Rasa jati

Pangeran Cakrabuwana menikah dengan Nyai Retna Rasa Jati, putrid Syeh Jatiswara di Cempa, jika sekarang berada di daerah Provinsi Aceh Sumatera. Dari pernikahannya itu mempunyai 7 putri yaitu : 1) Nyai Lara Sajati, 2) Nyai Jati Merta, 3) Nyai Jemaras, 4) Nyai Mertasinga, 5) Nyai Ceumpa, 6) Nyai Lara Malasih, dan 7) Nyai Laras Konda. Ketujuh putrid Pangeran Cakrabuwana di atas, data keturunannya tidak diketahui, tetapi dengan rakyat biasa dan nama-nama tersebut diabadikan pada nama desa atau tempat seperti Desa Jatimerta, Desa Jemaras, Desa Mertasinga, dan Alas Konda yang kesemuanya itu berada di Kab. Cirebon. Dari bukti-bukti tersebut merupakan satu indikasi bahwa keturunan Pangeran Cakrabuwana tidak diketahui lanjutannya, sehingga oleh orang yang menghormati dan para pengikutnya di abadikan melalui tempat tinggal atau wilayah para pengikutnya itu menetap.